Keindahan foto portrait terletak pada karakter yang terbangun dan dihasilkan dalam sebuah karya foto. Untuk menghasilkan foto portrait, kita bisa “make a picture” dan “take a picture”. Make a picture berarti kita menciptakan apa yang ingin kita hasilkan, model misalnya. Sedangkan take a picture berbarti kita memanfaatkan apa yang tersaji di di sekitar kita, apa adanya itulah yang kita ambil.Selain harus menguasai teknik exposure , yang perlu diperhatikan saat memotret foto portrait adalah komposisi Rule Of Third. Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya, komposisi akan membuat foto Anda memiliki dimensi dan kesan yang mendalam. Dalam artikel ini akan kita bahas tip-tips memotret foto portrait.
6 Tips Dasar Memotret Foto Portrait :
1. Berinteraksi : Cobalah untuk berinteraksi, kenalan dengan subjek yang ingin difoto. Berinteraksi dengan seseorang memang terdengar cukup sepele, namun hal tersebut sangat diperlukan untuk mencairkan suasana agar obyek lebih nyaman dan tidak merasa tegang. Bahkan dengan berinteraksi kita bisa menentukan tempat yang membuat obyek lebih nyaman. Hasilnya, ekspresi akan lebih rileks dan tidak terlihat kaku sehingga foto portrait yang dihasilkan akan lebih baik.
2. Sabar : Dalam foto portrait kita ingin menyampaikan pesan dan karakter obyek. Untuk itu bersabarlah, sembari berinteraksi tunggulah ekspresi yang paling berkarakter sampai mendapatkan bahasa tubuh yang menarik.
3. Perhatikan Komposisi : Anda bisa menggunakan prinsip Rule of Thirdatau menempatkan subyek pada 1/3 bagian dari frame. Beranilah bereksperimen dengan komposisi dan jangan takut melanggar prinsip “Rule of Third”.
4. Maksimalkan Cahaya yang Ada : Pencahayaan sangat mendukung dalam menghasilkan foto portrait yang bagus. Tidak masalah jika kita tidak memiliki flash eksternal atau lighting yang canggih, jutsru kita bisa memaksimalkan pencahayaan alami dengan memperhatikan kondisi pencahayaan di sekitar agar bayangan yang jatuh pada obyek tidak terlalu keras.
5. Perhatikan Lokasi Sekitar : Misalnya memperhatikan background. Background dapat mendukung dan mengganggu hasil foto terlebih di area belakang kepala. Bila background menggangu maka sebaiknya memilih sudut lain atau pindah lokasi.
6. Koreksi atau Editing Untuk Hasil Sempurna : Saat ini sudah banyak aplikasi olah foto yang beredar, mulai dari yang sederhana hingga yang memiliki tools lengkap. Jika foto portrait yang dihasilkan masih kurang enak dilhat, jangan langsung membuangnya. Lewat aplikasi pengolah foto tersebut, Anda dapat memperbaiki komposisi, mengoreksi warna, hingga mengatur gelap terangnya.
6 tips dasar memotret foto portrait di atas merupakan kumpulan tips memotret dasar yang dapat diterapkan untuk menghasilkan foto potrait lebih baik. Namun ke-enam tips tersebut akan percuma saja jika Anda melewatkan satu tips yang paling penting yaitu latihan.
Punya tips memotret foto portrait lain ? Silahkan tinggalkan komentar atau gunakan form kontak.Jangan pernah ragu untuk mencoba cara memotret foto portrait ini dan ambillah foto sesering mungkin untuk lebih mengenal dan membiasakan diri dengan kamera Anda. Selamat Mencoba !!


0 komentar:
Posting Komentar
Setelah baca komentar ya.. :)