1. eksposur yang panjang. eksposur panjang dapat menguras baterai dengan sangat cepat, jadi sebaiknya carger baterai sampai penuh sebelum berangkat memotret.
2. Fitur seperti Nikon Active D-Lighting (ADL) dan Canon Auto Image Stabilizer dapat membantu memperkuat tampilan area yang lebih gelap pada pemandangan kota di malam hari, sehingga hasilnya manakjubkan.
3. Gunakan tripod. Meski telah menggunakan tripod, guncangan kamera tetap bisa jadi masalah dengan zoom telefoto. mendekatlah pada obyek jika memungkinkan dan gunakan lensa yang lebar atau wide-angle
4. Memotret pada resolusi maksimal kamera dan mengurangi ukuran gambar pada tahap pengolahan merupakan cara cepat dan mudah untuk mengurangi noise pada foto berpencahayaan rencah.
5. Jalanan dan trotoar yang basah cocok untuk merefleksikan lampu kota. Jadi hujan juga bisa menguntungkan.
6. Menggunakan filter efek Cross Screen dan Star. Filter efek cross screen dan star dapat memberisentuhan istimewa pada foto malam yang menangkap cahaya lampu.
7. Menggunakan Flash. Flash berfungsi sempurna pada eksposur panjang untuk potrait yang diabadikan di malam hari, tapi sebaiknya obyek tetap diam selama perekaman cahaya.
8. Trik rapi untuk menciptakan multi eksposur pada kembang api adalah dengan cara menutupi lensa dengan selembar kartu, lalu atur kamera pada Bulb dan buka shutter, kemudian angkat kartu dan pasang kembali kartu di depan lensa setiap kembang api padam.
9. Filter UV cocok untuk melindungi lensa tapi seringkali mengakibatkan timbulnya ghosting pada foto malam. Sebaiknya buka filter dan ganti dengan lens hood.
10. Ketika perlu membekukan gerakan, serta menyeimbangkan flash dengan cahaya yang ada dengan pengaturan iso tinggi, cobalah menggunakan kecepatan shutter flash sync lebih cepat hingga sekitar 1/250.
Demikian 10 trik pemotretan pencahayaan rendah.


0 komentar:
Posting Komentar
Setelah baca komentar ya.. :)